Moda Diseminasi WRS (Warning Receiver System)

WRS atau Warning Receiver System merupakan tool diseminasi yang memungkinkan sharing informasi dari komputer BMKG kepada komputer institusi interface (Local Government/Government Institutions, TNI, POLRI, media TV & Radio dll). Setiap institusi interface wajib mendaftarkan IP Address nya kepada BMKG untuk mendapatkan informasi tersebut. Ketika event yang baru tersedia, WRS akan mengirimkan pemberitahuan untuk informasi gempabumi maupun warning tsunami kepada WRS client. Setelah WRS client mendapatkan informasi dari WRS Server, WRS client akan mengambil informasi tersebut dari WRS Server.


Diagram sistem diseminasi WRS (Warning Receiver System)

Dilihat dari jenis komunikasi yang digunakannya, WRS dikelompokan menjadi beberapa macam antara lain: WRS IP dan WRS DVB. Untuk lebih jelasnya dapat di lihat pada diagram di bawah ini:


Diagram sistem diseminasi WRS IP


Diagram sistem diseminasi WRS DVB

Bila gempa bumi berpotensi tsunami, InaTEWS BMKG akan mengeluarkan informasi secara bertahap sesuai SOP. SOP yang ada merupakan kesepakatan bersama baik nasional maupun internasional, yang dapat dijelaskan dalam tabel berikut ini:

NO
Jenis Peringatan
Isi Peringatan
Waktu Isu Setelah Kejadian Gempa
1
Peringatan dini-1
Parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami
± 5 menit
2
Peringatan dini-2
Pemutakhiran parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami
± 10 menit
3
Peringatan dini-3
Pemutakhiran Parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami + data observasi tinggi muka laut yang telah terjadi (bila ada)
± 30 menit atau lebih tergantung ketersediaan data observasi dari alat pemantau tinggi muka laut
4
Peringatan dini-4
Pemberitahuan bahwa bahaya tsunami telah berlalu
> 90 menit



Contoh tampilan WRS untuk institusi interface


Peringatan Dini-1:
(Parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami)

Peringatan Dini-2:
(Pemutakhiran parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami)




Peringatan Dini-3:
(Pemutakhiran Parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami + data observasi tinggi muka laut yang telah terjadi (bila ada))

Peringatan Dini-4:
(Pemberitahuan bahwa bahaya tsunami telah berlalu)




Contoh tampilan WRS untuk institusi interface (khusus TV)


Peringatan Dini-1:
(Parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami)

Peringatan Dini-2:
(Pemutakhiran parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami)




Peringatan Dini-3:
(Pemutakhiran Parameter gempa + prediksi daerah yang akan terkena tsunami + data observasi tinggi muka laut yang telah terjadi (bila ada))

Peringatan Dini-4:
(Pemberitahuan bahwa bahaya tsunami telah berlalu)


Copyright ©2017
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika